Postingan

Berjalan pulang

  Ya Allah, hamba datang kepada-Mu dengan langkah yang tertatih dan dada yang sesak. Di hadapan-Mu, hamba akui betapa rapuhnya diri ini. Perasaan ini begitu berat, berputar tanpa arah, menguras tenaga dan air mata yang bahkan tak sempat jatuh. Hamba lelah, ya Rabb… lelah menahan kegelisahan yang diam-diam menggerogoti jiwa, lelah bergumul dengan rasa yang seharusnya tak menetap, namun enggan pergi. Dalam sunyi malam dan riuhnya pikiran, hamba merasa tersesat di persimpangan hati. Putus asa kerap menyapa, seakan cahaya begitu jauh dari jangkauan. Namun kepada siapa lagi hamba mengadu jika bukan kepada-Mu? Engkau yang Maha Mengetahui setiap detak resah di dada, Engkau yang memahami bahasa air mata bahkan sebelum ia tumpah. Ya Rabb, tuntunlah hamba melewati gelap ini. Peganglah hati hamba yang gemetar, tenangkan jiwa yang bergetar oleh kegelisahan. Hilangkan beban yang menyesakkan, bersihkan rasa yang tak seharusnya ada, dan gantikan dengan ketenteraman yang datang dari dekatnya ha...

Rindu tak berujung

 Di antara dua hati yang saling memanggil, ada sunyi yang lebih lantang dari segala teriakan. Mereka berdiri di hadapan sebuah tembok yang tinggi—bukan hanya dari batu dan waktu, tetapi dari takdir yang tak pernah mau mendengar. Setiap kali tangan mereka hampir bersentuhan, semesta seakan meniupkan angin yang memisahkan, seolah cinta mereka adalah rahasia yang tidak boleh dibiarkan tumbuh, tidak boleh dibiarkan mekar menjadi kenyataan. Mereka mencintai dalam diam, seperti dua bintang yang saling menatap dari ujung langit yang berbeda. Cahaya keduanya saling merindu, namun jarak adalah garis tak terlihat yang tidak pernah mau pudar. Mereka tahu, jika mereka berlari, mereka akan lelah; jika mereka menunggu, mereka akan hancur. Maka mereka memilih diam—diam yang penuh sesak oleh harapan yang tidak pernah padam, dan luka yang tidak pernah benar-benar sembuh. Terkadang, ketika malam menua dan dunia menjadi rapuh, mereka membayangkan sebuah semesta yang lebih lembut, tempat tembok itu ...

Pulang

 Pulang Pulang, bukan soal dinding yang menutup angin, bukan atap yang menangkis hujan, bukan pula lantai yang mengusir debu dari telapak kaki yang lelah berjalan. Pulang— adalah suara yang memanggil dengan lembut, membasuh luka-luka hari yang tak terlihat. Ia hadir dalam senyuman yang tak dibuat-buat, menghapus penat tanpa berkata apa-apa. Pulang, adalah pelukan yang tak bertanya mengapa, namun selalu ada, menyambut meski langkahmu sempat tersesat dalam lorong waktu yang terlalu bising. Pulang, adalah tempat di mana hatimu duduk diam, dan dunia tak perlu lagi dikejar, karena cukup, karena tenang, karena hangat. Pulang, bukan bangunan— melainkan seseorang. Yang memelukmu seperti rumah, dengan dada sebagai bantal, dan napasnya adalah nyanyian malam yang menuntunmu pulang, dari segala kehilangan. Pulang... Bukan hanya sekedar sebuah rumah  Melainkan kehangatan di dalamnya 

Pacaran Nggak Selalu Manis: Yuk Lihat dari Sisi Agama, Psikologi, dan Kesehatan Mental

Gambar
 Idihhh kecil kecil udah pacaran Ahhhh kamu mah gak laku karena kamu gak punya pacar lhooo kan pacaran kan bikin kita termotivasi Ohhh tidak kan kami pacaran secra Syar'i Sering dengar kalimat tadi gak sichh...l Pacaran emang udah jadi hal biasa, apalagi di kalangan remaja dan anak muda. Katanya sih biar nggak kesepian, biar ada yang perhatian, atau sekadar "ikut-ikutan biar nggak ketinggalan zaman". Tapi... pernah nggak sih kamu mikir, apa dampak negatif dari pacaran, terutama kalau belum siap secara mental dan emosional? Yuk kita bahas pelan-pelan dari 3 sisi: agama, psikologi, dan kesehatan mental. 1. Dari Sisi Agama: Pacaran Sebelum Nikah? Nggak Dulu, Deh. Kalau ngomongin soal pacaran, banyak agama (terutama Islam) nggak ngebolehin hubungan laki-laki dan perempuan yang bukan mahram terlalu dekat , apalagi kalau sampai berduaan, chatting mesra tiap malam, atau bahkan jalan berdua ke tempat sepi. Kenapa? Karena: Bisa menjerumuskan ke perbuatan dosa (kayak zina, p...

Mental Health: The Best Investment for Our Future

Gambar
  What Is Mental Health? Mental health is more than just the absence of mental illness. It’s about how we think, feel, and behave as we cope with life. It affects how we handle stress, relate to others, and make choices. Good mental health allows us to function effectively in daily life, build meaningful relationships, and contribute positively to our communities. Why Is Mental Health Important? In today’s fast-paced world, we face pressure from every direction — work, social media, family expectations, finances, and more. If not managed properly, these pressures can lead to chronic stress, anxiety, and even depression. the impact if we can't mange all of course it will impact to our daily activities. we can't make good things in this world if our mental is sick Signs of Mental Health Struggles Some common signs that may indicate a mental health issue include: Persistent sadness or emptiness Loss of interest in activities once enjoyed Irritability or unexplained an...

anakku...

Anakku... akulah ibu yang masih terus belajar menjadi ibu yang baik untukmu akulah ibu yang jauhhhhh dari kata sempurna akulah ibu yang masih belum  bisa sabar dalam mendidik dirimu akulah ibu yang masih belum bisa menjadi ibu yang engkau harapkan Anakku... terima kasih karena sudah hadir dalam hidupku terima kasih karena sudah mempercayakan aq menjadi ibumu terima kasih karena sudah memberikan kebahagian untukku terima kasih karena telah mengukir senyum di wajahku Anakku..... hanya untaian doa yang aku panjatkan kepada pemilik dirimu semoga engkau bahagia dunia dan akhirat semoga Allah senantiasa melindungimu semoga Allah mencukupkan semua kebutuhanmu di dunia dan akhirat Anakku....terima kasih